SELAMAT DATANG DI JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES MALANG
Jika Anda berkenan, silahkan mengisi BUKU TAMU,.. Terimakasih.

Thursday, March 3, 2011

Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Penjamah Makanan Tentang Sanitasi Pengolahan Makanan Pada Penyelenggaraan Makanan di Ponpes N J P Probolinggo

AYU DIANA FITRIA, 2010. Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Penjamah Makanan Tentang Sanitasi Pengolahan Makanan Pada Penyelenggaraan Makanan di Pondok Pesantren N J P Probolinggo, di bawah bimbingan Hasan Aroni, SKM, MPH.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku tenaga penjamah tentang sanitasi pengolahan makanan pada penyelenggaraan makanan di Pondok pesantren N J P Probolinggo.

Jenis penelitian yang digunakan adalah Fisher’s Exact. Penelitian ini dilakukan di Pondok pesantren N J P Probolinggo pada tanggal 17 Mei-14 Juli 2010. Sampel yang dugunakan adalah seluruh tenaga penjamah yaitu sebanyak 25 tenaga penjamah makanan yang ada di Pondok pesantren N J P Probolinggo. Data yang dikumpulkan meliputi gambaran umum pondok pesantren, tingkat pengetahuan tenaga penjamah, perilaku tenaga penjamah pada proses sanitasi pengolahan makanan, penerapan Hygiene dan Sanitasi yang diperoleh dengan meggunakan form penerapan Hygiene Sanitasi berdasarkan KepMenKes No 715/MENKES/SK/V/2003 serta Hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku tenaga penjamah makanan dengan proses sanitasi pengolahan makanan dianalisa menggunakan uji statistik Fisher’s Exact.

Tenaga penjamah makanan yang ada di Pondok pesantren N J P Probolinggo sebanyak 25 orang. Tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan baik yaitu sebesar 80% atau sebanyak 20 orang. Perilaku Hygiene Sanitasi tenaga penjamah makanan kurang baik yaitu sebesar 64% atau sebanyak 16 orang. Tingkat pengetahuan dan perilaku hygiene sanitasi tenaga penjamah makanan tidak terdapat hubungan. Penerapan hygiene sanitasi pengolahan makanan masih belum memenuhi persyaratan KepMenKes No 715/Menkes/SK/V/2003 hanya mencapai 64,51%.

Saran-saran yang diberikan penulis adalah sebagai berikut : Perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan tentang Hygiene dan Sanitasi makanan untuk meningkatkan perilaku penjamah makanan. Pengawasan terhadap perilaku penjamah makanan perlu dilakukan pengurus kantin penyelenggaraan makanan dengan cara membuat peraturan-peraturan dan teguran kepada penjamah makanan yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan. Pada penyelenggaraan makanan di Pondok Pesantren N J P perlu disosialisasikan tentang peraturan tertulis, protap (Prosedur Tetap), dan poster-poster yang berkaitan dengan sanitasi pengolahan makanan yang benar untuk mempermudah tenaga penjamah makanan dalam proses pengolahan makanan.

Peta Lokasi Kampus

Photobucket
INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU POLTEKKES KEMENKES MALANG, KLIK DISINI